Minggu, 30 September 2012

Allahu Akbar, mujahidin Jabhah Nushrah merebut markas militer di Pinggiran Damaskus



(Arrahmah.com) – Serangan demi serangan mujahidin Jabhah Nushrah kian keras menghajar militer rezim Suriah yang didukung oleh militer Rusia, Iran dan Syiah Lebanon. Dalam pertempuran pada Senin sore (24/9/2012), mujahidin Jabhah Nushrah berhasil merebut markas militer rezim Suriah di desa Utaibah, distrik Ghautah Timur dalam propinsi pinggiran Damaskus.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


Jabhah Nushrah - Penjelasan no. 88

Serangan terhadap markas militer di desa Utaibah, Ghautah Timur, Pinggiran Damaskus


Bendera tauhid dikibarkan di atas atap markas militer di desa Utaibah setelah markas direbut mujahidin
Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan seluruh sahabatnya. Amma ba'du.

Markas militer di desa Utaibah, distrik Ghautah Timur, propinsi Pinggiran Damaskus merupakan pihak yang paling bertanggung jawab atas kejahatan pasukan keamanan rezim Suriah yang membunuh, menghinakan, membombardir dan menangkapi rakyat muslim sunni di distrik Ghautah Timur. Penduduk desa Utaibah dan wilayah-wilayah sekitarnya sangat menderita oleh serangan pasukan di asrama militer tersebut. Maka mujahidin memutuskan untuk menyerang markas militer tersebut yang meliputi; asrama militer Utaibah, markas pasukan keamanan nasional, markas pasukan keamanan udara dan markas brigade pasukan angkatan laut.


Mujahidin dalam perjalanan berangkat menuju lokasi markas militer yang akan diserang
Setelah berserah diri kepada Allah semata, para ikhwah mujahidin berangkat pada hari Senin, 8 Dzulqa'dah 1433 H bertepatan dengan 24 September 2012 M, tepat pada jam 16.00 sore dari wilayah-wilayah muslim ahlus sunnah. Sebelum berangkat, mereka meminta warga untuk mendoakan kemenangan bagi mujahidin.

Mujahidin kemudian dibagi menjadi empat regu. Dalam waktu setengah jam, dua regu mujahidin berhasil menyerbu masuk dan menguasai asrama militer Utaibah dan markas pasukan keamanan nasional. Sementara itu satu regu lainnya berhasil menyerbu masuk dan menguasai markas pasukan pertahanan udara setelah terlibat pertempuran selama dua jam. Ketiga regu mujahid berhasil menewaskan seluruh tentara yang berada di ketiga markas pasukan musuh tersebut dan membumi hanguskan ribuan dokumen yang mencatat daftar ribuan warga Ahlus sunnah yang diburu (DPO) dan dipenjara dengan alasan keamanan.

Mujahidin juga berhasil menghadang dua tank militer dan satu bis militer yang datang sebagai bantuan bagi pasukan musuh. Satu tank berhasil diledakkan dan satu tank lainnya melarikan diri. Salah satu tank itu telah menembak sebuah tempat bersembunyinya para sniper militer dalam markas yang mengakibatkan mereka semua tewas, segala puji bagi Allah semata. Mujahidin menewaskan lebih dari 35 tentara musuh tewas, merebut 12 senapan, 13.000 peluru, 2 roket RPG, 6 renteng peluru senapan mesin, 6 roket anti-tank, 2 pistol dan 4 rompi anti-peluru. Penduduk ahlus sunnah di desa itu dan desa-desa sekitarnya sangat gembira dengan kemenangan itu. Mereka mendoakan mujahidin Jabhah Nushrah yang berjihad dan membela mereka.


Bendera tauhid dikibarkan di depan markas pasukan keamanan nasional setelah direbut oleh mujahidin
Bendera tauhid dikibarkan di depan markas pasukan keamanan udara setelah direbut oleh mujahidin
Senjata dan amunisi yang berhasil direbut oleh mujahidin
Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya 

Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam

Dari Mujahidin Syam di Medan jihad

Bidang Media

Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda

 Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam

11 Dzulqa'dah 1433 H / 27 September 2012 M

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar