Sabtu, 23 Juni 2012

Fatwa Ulama Saudi: Haram Berjihad di Suriah Tanpa Izin Pemerintah



Syaikh Ali Hakami, salah seorang anggota Lembaga Ulama Senior Arab Saudi (Hai'ah Kibar Al Ulama) memfatwakan haramnya rakyat Saudi “Berjihad di Suriah” tanpa izin dari pemerintah Arab Saudi. 
Syaikh Ali Hakami, anggota Dewan Pengadilan Tertinggi mengatakan, “Kita harus bekerja sama dengan negara mengenai pemberian dukungan terstruktur tanpa harus melawan kebijakan penguasa.”
Seruan larangan 'berjihad' tanpa izin pemerintah itu dikeluarkan Ali Hakami pada Kamis (7/6) beberapa pekan silam, seperti dilansir dariFrance24. Sementara banyak ulama-ulama menyerukan seruan jihad yang banyak beredar di situs jaringan sosial di internet.
Syaikh Ali Hakami juga mengatakan dalam pernyataannya yang dipublikasikan oleh surat kabar lokal “Asy-Syarq” bahwa “Sikap pemerintah Kerajaan Arab Saudi terkait isu Suriah jelas dan positif, sehingga siapa pun tidak bisa menawarnya.”
“Rakyat Suriah yang tengah menghadapi kezaliman, ketidakadilan, penindasan, dan penekanan dari pemerintah yang sombong dan arogan sangat membutuhkan doa dan bantuan dengan segala cara yang tersedia, serta simpati dan empati pada mereka,” tambahnya.
Namun ia menekankan, “dalam medukung rakyat Suriah harus sejalan dengan kebijakan negara, dan semua hal harus terikat dengan aturan pengadilan, sehingga tidak boleh bagi siapa pun melawan penguasa dan menyerukan jihad dengan bentuk yang menunjukkan pembangkangan pada negara.”
Ia menambahkan pula, “beberapa tindakan yang dilakukan oleh individu akan membuat negara dalam kesulitan. Oleh karena itu harus bekerja sama dengan negara mengenai pemberian dukungan yang terstruktur, tanpa harus menunjukkan pembangkangan pada penguasa, karena itu merupakan tindakan yang dilarang dan mungkar menurut syariah Islam, selama negara sedang melakukan kewajiban sepenuhnya kepada rakyat Suriah, dan itulah apa yang kami lihat secara nyata," urainya.
Sementara itu, Syaikh Abdullah al-Mutlak, anggota “Lembaga Ulama Senior” lainnya yang juga anggota “Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa” mengatakan, "orang yang bertanggung jawab atas pertempuran dan jihad di Suriah adalah tentara pembebasan Suriah, dan itulah yang harus didukung.”
Sedangkan Syaikh Muhammad Al Arifi melalui pidato dan ceramahnya dengan berapi-api menyerukan agar umat Islam membantu umat Islam di Suriah dengan berbagai cara sesuai dengan kemampuan semaksimal yang bisa ditempuhnya. Syaikh Muhammad Al Arifi juga menyerukan agar kaum muslimin bergabung dengan tentara pembebasan Suriah untuk berjihad memerangi rezim Bashar Al Assad. [lihat video lengkap fatwa Syaikh Muhammad Al Arifi di sini]
[muslimdaily]
*Keterangan gambar: Syaikh Ali Hakami (sumber: Al Wasat News)
Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar